You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hujan Deras, Jl Ciledug Raya Tergenang 25 Sentimeter
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Genangan di Jl Ciledug Raya Berhasil Diatasi

Suku Dinas (Sudin) Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan mengerahkan satu unit mobil pompa untuk memompa genangan air di Jl Ciledug Raya. Genangan setinggi 25 sentimeter tersebut berada tepat di depan Pasar Grosir Cipulir, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama.

Kini, genangannya dipompa dan dibuang ke saluran air. Artinya, genangan sudah berangsur-angsur surut dan berhasil diatasi

Akibat genangan sepanjang 40 meter itu, arus lalu lintas dari arah Kebayoran Lama menuju Ciledug dan sebaliknya, mengalami kemacetan yang cukup panjang.

Deden (47), petugas keamanan Pasar Grosir Cipulir mengatakan, genangan terjadi dua jam setelah hujan deras, Senin (9/10) siang.

Saluran Air di Jl Boulevard Timur Raya Dibersihkan

"Jalan ini sudah sering tergenang, apalagi kalau hujan deras. Genangan terjadi karena lokasinya yang rendah," ujarnya, Senin (9/10).

Kepala Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Holi Susanto mengatakan, secara keseluruhan, akibat hujan deras, ada genangan di beberapa titik jalan. Akan tetapi tidak tinggi dan masih dapat dilintasi kendaraan.

"Kini, genangannya telah dipompa dan dibuang ke saluran air. Artinya, genangan sudah berangsur-angsur surut dan berhasil diatasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2192 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1155 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1074 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1073 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1034 personFakhrizal Fakhri